RUANGPOJOK.COM – Orang tua murid SDN Ibu Jenab 1 mengeluhkan dugaan adanya pungutan liar (pungli) berkedok infak.
Pihak sekolah disebut meminta dana Rp100 ribu per siswa untuk pembangunan pagar lapangan timur dan parkir, serta Rp700 ribu hingga Rp1,5 juta per orang untuk pengadaan meja-bangku (mabeler).
Seorang orang tua murid yang tidak mau disebutkan namanya mengaku diminta menandatangani surat pernyataan kesediaan membayar.
“Jadi kelas 2 diminta 800rb sampai 900rb bangku dan infak, untuk kelas 1 diminta 1 juta sampai 1,5 juta buat bangku dan infak, dipanggil satu-satu terus tandatangan surat pernyataan” katanya, Kamis, 31 Juli 2025.
Menanggapi hal tersebut, Kepala SDN Ibu Jenab 1, Ihat Solihat, membantah menetapkan tarif wajib. Menurutnya, infak bersifat sukarela.
“Tidak ada pematokan. Ada yang bayar Rp300 ribu pun kami syukuri,” kata Ihat saat dikonfirmasi, Jum’at, 1 Agustus 2025.
Ia mengklaim baru mengetahui adanya keluhan ini. Infak, katanya, diperlukan karena penambahan murid di Kelas 3 dan 6 yang kekurangan meja.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Ketua Karang Taruna Kabupaten Sukabumi, Asep Aripin, menyatakan kesiapan organisasinya bersinergi dengan Kapolres…
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan Forkopimda, tokoh agama,…
RUANGPOJOK.COM - Pesisir Pantai Palabuhanratu yang menjadi wajah wisata Kabupaten Sukabumi kembali dihadapkan pada persoalan…
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya menghadirkan kepolisian yang humanis, transparan, dan dekat…
RUANGPOJOK.COM - AKBP Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H. resmi menjabat Kapolres Sukabumi menggantikan AKBP Samian.…
RUANGPOJOK.COM - Komisi III DPRD Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Bank BJB Syariah Cabang…