Sementara, sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran menjadi kontributor utama dengan nilai Rp13,04 miliar atau 13,04% dari total realisasi.
Superi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Cianjur terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui kemudahan perizinan berusaha, dukungan proyek konstruksi, serta potensi wilayah luas dan jumlah penduduk besar.
“Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi investor, selain potensi wilayah yang luas dan jumlah penduduk yang besar. Hal ini juga didukung dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) terbaru yang telah mengakomodasi sektor industri,” tambahnya.
Meski realisasi triwulan I masih rendah, Superi optimistis target investasi 2025 dapat tercapai atau bahkan terlampaui, mengingat keberhasilan tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, tahun lalu target bisa terealisasi lebih dari 100 persen. Mudah-mudahan tahun ini pun bisa tercapai atau bahkan melampaui target yang telah ditetapkan,” pungkasnya.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…