“Semua paket sudah melalui pemeriksaan. Namun, kerusakan dapat terjadi pada saat pembagian di sekolah, contohnya telur bisa rusak saat dibawa pulang,” ungkapnya.
Sementara, Arkan Fani Abdilah dari Accounting SPPG Kecamatan Cianjur mengaku baru mengetahui masalah ini setelah laporan tersebar. SPPG bertugas mendistribusikan MBG ke sembilan sekolah dengan total 3.468 paket makanan.
“Sejak awal, kami sudah sepakat dengan sekolah bahwa jika ada masalah, cukup dikomunikasikan dan kami akan langsung menggantinya dengan yang baru,” tegasnya.
Ke depan, Arkan menegaskan bahwa SPPG akan meningkatkan pengawasan terhadap kualitas makanan.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…