Barang-barang milik korban, seperti motor dan handphone, ditemukan masih utuh, namun handphone korban diketahui telah diatur ulang ke setelan pabrik.
Kejadian ini membuat penghuni kos lainnya merasa takut. Empat orang di antaranya bahkan memilih untuk tidak kembali ke tempat kos tersebut.
Kapolsek Karangtengah, Kompol Rachmat Hamdan, menjelaskan bahwa pemilik kos melaporkan penemuan mayat tersebut karena khawatir setelah korban tidak merespons panggilan atau pesan, terutama saat ditagih untuk membayar utang sewa.
Polisi segera melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah ke rumah sakit di Bandung untuk dilakukan autopsi.
“Pemeriksaan awal menunjukkan adanya luka memar di kepala dan tubuh korban tanpa tanda-tanda luka akibat senjata tajam,” jelas Kompol Rachmat.
Polisi telah memasang garis polisi di lokasi untuk keperluan penyelidikan.
Kepolisian berharap hasil autopsi dapat mengungkap penyebab pasti kematian korban, termasuk apakah ada unsur kekerasan atau kecelakaan.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…