PKB menyoroti visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Cianjur terkait penguatan pesantren dan madrasah. Namun, PKB menilai komitmen itu tak tercermin dalam RAPBD 2026.
“Janji kampanye soal pesantren hilang di RAPBD. Minimal disebutkan jumlah pesantren yang diakomodir. Tapi tidak dijawab,” ujar Fuad.
Meski begitu, PKB menyatakan tidak akan mengulur waktu dalam paripurna karena pembahasan teknis akan dibawa ke Badan Anggaran (Banggar).
Dua kader PKB, Azis Muslim dan Dede Badri, ditugaskan mengawal isu tersebut dalam pembahasan anggaran.
“Tetap akan kami perjuangkan di Banggar, tapi masyarakat berhak tahu garis besarnya di paripurna,” katanya.
Fuad juga mengingatkan kembali janji kepala daerah kepada masyarakat cianjur.
“Kami mengingatkan Bupati dan Wakil Bupati soal visi-misi yang mereka kampanyekan seharusnya menjadi pegangan,” pungkasnya.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…