RUANGPOJOK.COM – Pergerakan Indonesia Maju (PIM) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kembali menggelar unjuk rasa di depan kantor Pemkab Cianjur, Kamis 19 Juni 2025.
Aksi ini menuntut penyelesaian sejumlah masalah, termasuk dugaan penyalahgunaan wewenang oleh pejabat setempat.
Ketua PIM Cianjur, Tirta, menyoroti indikasi pengaturan proyek yang harus melalui “memo” dari oknum tertentu.
“Banyak hal yang kita soroti kali ini, dugaan bagi-bagi jatah proyek di lingkaran bupati Cianjur pun salah satunya, artinya bisa terjadi ke semua dinas dan OPD,” katanya.
PIM juga mengkritik pelayanan publik yang dinilai buruk, seperti di Puskesmas Ciranjang. Ada laporan intimidasi terhadap pasien BPJS yang dipaksa membayar secara umum sebelum dirujuk ke RSUD Sayang.
“Pasien tidak bisa dicover BPJS malah dimasukkan ke umum sebelum dirujuk ke RSUD Sayang Cianjur, padahal pasien tersebut seharusnya sudah tercover BPJS,” paparnya.
Lebih mengejutkan, oknum diduga dari puskesmas menagih pembayaran ke rumah pasien dan memberikan nomor rekening pribadi. Meski sudah dilaporkan dua kali, tidak ada tindakan tegas dari dinas terkait.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Ketua Karang Taruna Kabupaten Sukabumi, Asep Aripin, menyatakan kesiapan organisasinya bersinergi dengan Kapolres…
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan Forkopimda, tokoh agama,…
RUANGPOJOK.COM - Pesisir Pantai Palabuhanratu yang menjadi wajah wisata Kabupaten Sukabumi kembali dihadapkan pada persoalan…
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya menghadirkan kepolisian yang humanis, transparan, dan dekat…
RUANGPOJOK.COM - AKBP Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H. resmi menjabat Kapolres Sukabumi menggantikan AKBP Samian.…
RUANGPOJOK.COM - Komisi III DPRD Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Bank BJB Syariah Cabang…