“Kami adukan juga ke pihak dinas sudah dua kali audiensi, tidak ada teguran atau tindakan kepada oknum tersebut,” ujar Tirta.
Oknum tersebut justru memberi “sesuatu” kepada pasien agar tidak melaporkan kasus ini. PIM mempertanyakan sikap dinas yang sebelumnya mengajak musyawarah.
“Sedangkan sebelumnya pihak dinas siap untuk duduk bersama untuk bermusyawarah dengan kita dan korban,” tambah Tirta.
PIM juga menduga penyelewengan di PDAM Tirta Mukti Cianjur, termasuk pemasokan air ke pabrik yang tidak disetor ke kas daerah. Selain itu, banyak pegawai yang belum menerima uang pensiun.
Tirta juga menyinggung indikasi mark up dana pendidikan seperti PKBM, BOS, PIP, dan KIP oleh komite sekolah dan oknum dinas.
“Diduga para komite di setiap sekolah yang kami indikasikan itu mark up dan juga dipakai kepentingan para oknum terkait,” tegasnya.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…