Sementara itu, Gustyar menyatakan, bahwa pelajar saat ini mengalami degradasi moral dan krisis identitas akibat digitalisasi tanpa pengendalian.
“Informasi yang tak tercerna baik memicu cacat berpikir dan lunturnya identitas pelajar,” ungkapnya.
Ia menegaskan pentingnya melahirkan pemimpin berintegritas yang siap menghadapi tantangan zaman.
Melalui kaderisasi di PII, Gustyar berharap muncul kader militan yang produktif dan berkualitas.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Kabupaten Ciamis sebagai tuan rumah kegiatan ini.
Pelatihan ini dihadiri pelajar dari seluruh Jawa Barat, serta sejumlah pejabat, termasuk Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, Kepala KCD XIII, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, Kepala BPBD, Kapolres Ciamis, Sekretaris PD PUI Ciamis, dan Ketua DPD KNPI Kabupaten Ciamis.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…