“Biasanya lilin ini atas nama seseorang atau keluarganya, agar mereka diberikan ketenangan dan kelancaran dalam setahun ke depan,” tambahnya.
Adapun, Hendrik menjelaskan terkait rangkaian acara yang dimulai dengan, doa pribadi dan keluarga, dilanjutkan dengan pemasangan lilin, dan ditutup dengan doa bersama pada tengah malam.
“Setelah doa pribadi, tepat pukul 12 malam kami menggelar doa bersama. Ini juga menjadi momen berkumpul dengan keluarga besar, bahkan mereka yang merantau pun biasanya pulang untuk ikut merayakan,” jelasnya.
Selain doa dan sembahyang, Hendrik menekankan bahwa Imlek juga menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi.
“Setelah sembahyang, keluarga besar biasanya makan bersama dan melanjutkan perayaan keesokan harinya. Kami juga selalu mendoakan kebaikan untuk Kota Cianjur, agar masyarakatnya sejahtera, dijauhkan dari hal buruk, dan tetap makmur,” pungkasnya.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…