Koalisi mahasiswa usai audiensi terkait Bomero city dengan DPRD Cianjur dan dinas terkait.
RUANGPOJOK.COM – Koalisi mahasiswa dan pedagang Bomero menilai Pemkab Cianjur gagal menuntaskan pemindahan pedagang ke Pasar Induk Cianjur.
Masalah pengelolaan pasar masih menjadi hambatan utama.
Koalisi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), dan pedagang Bomero menilai kebijakan pemindahan belum berpihak pada pedagang kecil.
Mereka menilai pengelolaan Pasar Induk Cianjur memaksa pedagang kecil bersaing langsung dengan pemodal besar.
Kondisi ini berisiko mematikan usaha pedagang kecil.
Ketua DPC GMNI Cianjur, Agus Rama Tunggaraga, menyebut pembahasan pemindahan pedagang kembali dibahas dalam RDP DPRD, Selasa, 13 Januari 2026.
“RDP membahas evaluasi Perbup dan trayek angkutan umum. Hasilnya pencabutan tarif parkir angkot,” ujarnya.
Ia menegaskan, persoalan utama pedagang Bomero belum terselesaikan hingga kini.
Menurutnya, pengelolaan pasar yang lemah menjadi penyebab utama.
“Jika dipaksakan, pedagang kecil bisa gulung tikar. Karena itu belum ada kesepakatan pindah,” katanya.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Ketua Karang Taruna Kabupaten Sukabumi, Asep Aripin, menyatakan kesiapan organisasinya bersinergi dengan Kapolres…
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan Forkopimda, tokoh agama,…
RUANGPOJOK.COM - Pesisir Pantai Palabuhanratu yang menjadi wajah wisata Kabupaten Sukabumi kembali dihadapkan pada persoalan…
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya menghadirkan kepolisian yang humanis, transparan, dan dekat…
RUANGPOJOK.COM - AKBP Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H. resmi menjabat Kapolres Sukabumi menggantikan AKBP Samian.…
RUANGPOJOK.COM - Komisi III DPRD Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Bank BJB Syariah Cabang…