Gambar Redaksi : Anggota Komisi III DPRD Jabar Fraksi Nasdem, Onnie S Sandi.
RUANGPOJOK.COM – Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, Onnie S Sandi, meminta Bank Mandiri menjelaskan polemik pemblokiran rekening nasabah secara terbuka.
Polemik itu mencuat setelah rekening Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, disebut mengalami pemblokiran.
Isu tersebut kemudian memicu reaksi warganet. Sejumlah pengguna media sosial mengaku memindahkan tabungan dan rekening payroll mereka ke bank lain.
Warganet juga menyebarkan unggahan yang memperlihatkan aksi pemotongan kartu ATM Bank Mandiri sebagai bentuk kekecewaan.
Onnie sapaan akrab Kang Onnie menilai pemblokiran rekening tanpa pemberitahuan dapat menjadi preseden buruk bagi industri perbankan.
Menurut dia, bank harus memastikan setiap pemblokiran rekening memiliki dasar hukum dan mengikuti kewenangan yang berlaku.
“Kalau APH meminta kepada bank, itu bisa dilakukan. Tapi kalau tidak ada permintaan dari APH, tidak boleh,” ujar Kang Onnie, Rabu, 26 Agustus 2026.
Ia mengatakan aparat penegak hukum (APH) dapat meminta bank memblokir rekening sesuai ketentuan yang berlaku.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Bantuan beras 10 kilogram per bulan membantu meringankan beban warga Desa Tonjong, Kecamatan…
RUANGPOJOK.COM - Bea Cukai Watch (BCW) mengkritik rencana Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menambah layer…
RUANGPOJOK.COM - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) meluncurkan tiga Penilaian Risiko Nasional atau…
RUANGPOJOK.COM – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memasuki usia 24 tahun dengan memperkuat…
RUANGPOJOK.COM - Polisi mengamankan M, 43 tahun, setelah menusuk Aep Saepudin, seorang nelayan, menggunakan golok…
RUANGPOJOK.COM - Sebanyak 47 desa di 23 kecamatan di Kabupaten Cianjur akan menggelar Pemilihan Kepala…