“Dulu kami juga mencoba menggandeng investor, tetapi syarat pengembalian investasi yang tinggi membuat kami kembali ke skema anggaran pemerintah daerah,” katanya.
Yusman menambahkan bahwa pihaknya sempat mengajukan bantuan anggaran dari pusat, tetapi tidak ada dana yang cair untuk fisik, peralatan, maupun obat-obatan di tahun 2025.
“Untuk anggaran pusat, semuanya nol di tahun 2025. Bahkan pengembangan RSUD Sindangbarang senilai Rp80 miliar, yang sudah lolos verifikasi DED, juga ditunda,” jelasnya.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…