Ia juga mengkhawatirkan dampak sistem keuangan yang bermasalah terhadap pelayanan dan ketersediaan obat bagi pasien.
“Jika terus seperti ini, pelayanan dan stok obat bisa terganggu,” katanya.
Lebih lanjut, Regi menyoroti dugaan mark-up dalam pembayaran pengelolaan limbah B3 oleh pihak ketiga.
“Nilai akumulasi dugaan mark-up ini cukup fantastis dan sempat dipertanyakan ke Dinas Kesehatan beberapa bulan lalu,” paparnya.
Regi berharap RSUD Cianjur segera memberikan klarifikasi dan menyelesaikan permasalahan ini agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.
“Semoga ini hanya dugaan, tetapi jika benar, kekosongan anggaran RSUD bisa jadi akibat hal tersebut,” tutupnya.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Pesisir Pantai Palabuhanratu yang menjadi wajah wisata Kabupaten Sukabumi kembali dihadapkan pada persoalan…
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya menghadirkan kepolisian yang humanis, transparan, dan dekat…
RUANGPOJOK.COM - AKBP Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H. resmi menjabat Kapolres Sukabumi menggantikan AKBP Samian.…
RUANGPOJOK.COM - Komisi III DPRD Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Bank BJB Syariah Cabang…
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…