Gambar Redaksi : Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur, Komarudin
RUANGPOJOK.COM – Limbah cair dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cianjur mulai mengancam kualitas air meski indeks masih berada di angka 87 (kategori baik).
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cianjur menilai Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) belum memadai dan belum merata.
Kepala DLH Cianjur, Komarudin, menegaskan pengelolaan limbah cair MBG masih lemah karena minimnya fasilitas IPAL yang sesuai standar di lapangan.
Ia menyebut, hingga saat ini hanya sebagian kecil SPPG yang telah memasang IPAL, meski pemerintah daerah sudah mendorong penggunaan IPAL portabel.
“Kami sudah arahkan penggunaan IPAL portabel, tetapi yang memasang masih sangat terbatas,” ujar Komarudin, Senin, 30 Maret 2026.
Kondisi ini terlihat di sejumlah wilayah seperti Sukanagara, Cikalong, dan Cipanas.
Di wilayah Cipanas, DLH bahkan menemukan indikasi pencemaran akibat limbah cucian yang dibuang langsung tanpa proses pengolahan.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Ketua Karang Taruna Kabupaten Sukabumi, Asep Aripin, menyatakan kesiapan organisasinya bersinergi dengan Kapolres…
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan Forkopimda, tokoh agama,…
RUANGPOJOK.COM - Pesisir Pantai Palabuhanratu yang menjadi wajah wisata Kabupaten Sukabumi kembali dihadapkan pada persoalan…
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya menghadirkan kepolisian yang humanis, transparan, dan dekat…
RUANGPOJOK.COM - AKBP Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H. resmi menjabat Kapolres Sukabumi menggantikan AKBP Samian.…
RUANGPOJOK.COM - Komisi III DPRD Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Bank BJB Syariah Cabang…