“Saya berpesan, patuhi semua tahapan agar proses pengangkatan berjalan lancar,” katanya.
Metty menegaskan bahwa DPRD mendukung upaya Pemkab Cianjur dalam memperkuat pendidikan melalui PPPK.
“Kami akan terus mendukung langkah pemerintah untuk mewujudkan pendidikan berkualitas dan merata,” tegasnya.
Panitia Seleksi ASN Kabupaten Cianjur telah merilis pengumuman resmi hasil seleksi PPPK guru 2024. Dari total 3.866 formasi (3.066 guru, 500 tenaga kesehatan, dan 300 tenaga teknis), gelombang pertama berhasil mengisi 3.065 guru, 159 tenaga kesehatan, dan 296 tenaga teknis.
Sebelumnya, Kepala Bidang Pengadaan BKPSDM Cianjur, Andi Juandi, menyatakan bahwa satu formasi guru TK kosong karena tidak ada pelamar.
“Kami akan membuka kembali formasi itu di gelombang kedua,” jelasnya.
Dari 3.514 pelamar guru gelombang pertama, 449 tidak lolos dan beralih ke PPPK Paruh Waktu. Total pendaftar gelombang pertama mencapai 6.447 orang, dengan 2.927 tidak lolos.
Hingga 8 Januari, sekitar 4.300 pelamar telah mendaftar untuk gelombang kedua, yang terbuka bagi pelamar database non-ASN, yang gagal administrasi di gelombang pertama, dan mantan peserta seleksi CPNS. Andi mengimbau pelamar agar memanfaatkan kesempatan ini, terutama untuk PPPK Paruh Waktu.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…