Menurutnya, anomali cuaca meningkatkan risiko penyebaran DBD, terutama pada masa transisi musim.
“Untuk itu, kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi penyebaran DBD, terutama menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari genangan air yang bisa menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypti,” tambahnya.
Hingga saat ini, hanya satu kasus DBD yang tercatat di Cianjur, tepatnya di Kelurahan Bojongherang, Kecamatan Cianjur.
“Kasus tersebut terjadi di wilayah Kelurahan Bojongherang, Kecamatan Cianjur. Ini menandakan tren yang cukup baik, tapi kewaspadaan tetap harus dijaga,” pungkasnya.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…