Menurutnya, pemuda harus cerdas, kreatif, dan inovatif dalam menciptakan peluang kerja di era teknologi yang semakin maju.
Ia juga mengkritik persyaratan kerja yang kerap memberatkan pemuda, seperti batasan usia, status, hingga tinggi badan.
Padahal, pemerintah menyediakan berbagai pelatihan untuk mempersiapkan pemuda memasuki dunia kerja.
“Banyak fasilitas pelatihan dari pemerintah. Manfaatkan peluang ini, ikuti perkembangan teknologi, dan jangan malas. Banyak kesempatan kerja yang bisa digarap,” ujarnya.
Oleh karena itu, Onnie mendorong pemuda untuk tidak mudah menyerah atau terjerumus dalam hal negatif.
“Semangat pemuda Indonesia jangan padam. Masa depan masih panjang, jadi isilah dengan hal-hal produktif,” pesannya.
Dengan memahami Perda Kepemudaan, diharapkan pemuda Jawa Barat dapat lebih mandiri, berkontribusi bagi daerah, dan memanfaatkan hak-haknya secara optimal.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…