“Saudaranya sempat menawarkan rumah itu kepada Suryati, tapi ia tak punya uang sebanyak itu,” kata Ami melalui sambungan Whatsapp, Minggu, 10 Agustus 2025.
Pemilik rumah sendiri berada dalam dilema. Jika tidak dijual, ia kesulitan memenuhi kebutuhan hidup. Namun, jika dijual ke orang lain, Suryati akan kehilangan satu-satunya tempat berteduh.
Ami berharap pemerintah Kabupaten Cianjur dan dermawan segera turun tangan.
“Jangan sampai di pusat kota masih ada warga yang harus kehilangan rumah dan hidup di jalan,” ujarnya.
Kisah Suryati menjadi bukti bahwa di balik kemajuan kota, masih ada warga yang hidup dalam keterbatasan. Pembangunan yang merata dan kepedulian sosial harus diwujudkan, bukan sekadar jadi slogan.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…