“Kami sedang mengupayakan pinjaman KUR Rp100 juta tanpa jaminan bagi UMKM,” ujar Cahya.
Cahya menegaskan program HIPMI tidak hanya ditujukan bagi anggota organisasi.
Menurut dia, seluruh masyarakat Cianjur memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh manfaat dari program tersebut.
Sementara itu, Bupati Cianjur Muhammad Wahyu Ferdian menyambut pelantikan kepengurusan baru BPC HIPMI Kabupaten Cianjur.
Wahyu menilai regenerasi dalam tubuh HIPMI dapat menghadirkan energi baru bagi organisasi dan dunia usaha di Kabupaten Cianjur.
“Kami melihat banyak wajah yang sudah berpengalaman dan ada juga wajah-wajah baru,” kata Wahyu.
Menurut Wahyu, pengusaha memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap kepengurusan HIPMI periode 2026-2029 mampu menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan ekonomi saat ini.
Wahyu juga mendorong HIPMI mempercepat hilirisasi komoditas unggulan yang tersedia di Kabupaten Cianjur.
“Kami berharap terjadi percepatan perekonomian, terutama hilirisasi dari aspek perekonomian dan komoditas Cianjur,” ujarnya.
Ia mengatakan pemerintah daerah membutuhkan mitra strategis dari kalangan pengusaha untuk memperkuat pembangunan ekonomi.
Ketua BPD HIPMI Jawa Barat juga berharap HIPMI Cianjur mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
Ia mendorong HIPMI memberikan inovasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat serta mendukung visi pembangunan Kabupaten Cianjur.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua BPD HIPMI Jawa Barat, sejumlah Ketua BPC HIPMI se-Jawa Barat, serta jajaran Forkopimda Cianjur.
Hadir pula Bupati Lampung Selatan, Ketua DPRD Cianjur, Dandim 0608 Cianjur, Wakil Kapolres Cianjur, dan perwakilan Satbrimob Polda Jawa Barat.
Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat turut menghadiri kegiatan tersebut, termasuk Kejaksaan Negeri Cianjur, KONI, Kadin, KORMI, IWAPI, serta Pemuda Pancasila Cianjur.
Pelantikan mengusung tema “Memperkuat Sinergi, Mendorong Inovasi, dan Menciptakan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.”
Tema tersebut menjadi arah kepengurusan HIPMI Cianjur dalam memperkuat kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat.
Cahya berharap kolaborasi tersebut dapat menghasilkan program yang terukur selama tiga tahun kepemimpinannya.
“Yang paling penting adalah bekerja sama dan bersatu padu,” kata Cahya.
Dengan target investasi dan program pembiayaan UMKM tersebut, HIPMI Cianjur menempatkan sektor usaha sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Pemerintah Kabupaten Cianjur menggelar Karnaval Budaya Cianjur Fest 2026 tanpa menggunakan APBD di…
RUANGPOJOK.COM - Sebanyak 67 polisi di Cianjur disebut telah mengibarkan Merah Putih pada 16 Agustus…
RUANGPOJOK.COM - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Jawa Barat Hasbullah Fudail meminta Pemerintah…
RUANGPOJOK.COM - Warga Cianjur kini bisa mendapat pengobatan gratis tanpa mengeluarkan uang. Syaratnya cukup melafalkan…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PORSESOSI) Kabupaten Cianjur mengenalkan olahraga skateboard dan…
RUANGPOJOK.COM - Tim SAR gabungan menemukan Ahmad Nadif Fadilah (21), setelah tiga hari hilang di…