“Dinkes sudah mengeluarkan surat Permintaan Pembayaran (SPP) dan Surat Perintah Membayar (SPM) ke BKAD, namun dari BKAD nya tidak bisa mengeluarkan (Surat Perintah Pencairan Dana) SP2D, karena terkait system SIPD error,” ujarnya.
Selanjutnya, ia memaparkan, jumlah yang belum dibayarkan bulan ini mencapai 900 juta untuk seluruh nakes PTT di cianjur setiap bulannya.
“Per bulannya kita mengeluarkan hampir 900 jutaan, itu untuk tenaga medis dokter dan bidan PTT,” paparnya.
Oleh sebab itu, yusman menghimbau kepada seluruh nakes PTT dibawah Pemda cianjur agar bersabar, karena dinkes dan pemda tidak tinggal diam.
“Kami pun tidak tinggal diam, kita pantau selalu 1 x 24 jam, sampai larut malam kita coba input namun tetap mengalami kendala, anggarannya sendiri sebenarnya sudah ada, namun mohon maaf system ini bukan hanya di indonesia namun terjadi se-nasional,” tutupnya.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…