Cianjur.ruangpojok.com – Terungkap fakta mencengangkan terkait pembangunan ruang laboratorium di SMPN 3 Tanggeung.
Pembangunan yang seharusnya dilakukan dengan metode swakelola, malah diborongkan kepada pihak ketiga.
Fakta ini memunculkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat.
Pada tahun 2022, bangunan tersebut baru saja dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan anggaran fantastis mencapai kurang lebih 450 juta.
Lengkap dengan fasilitas toilet dan mabler untuk menunjang aktivitas belajar siswa, bangunan itu awalnya tampak kokoh dan siap mendukung pendidikan.
Namun, hanya dalam waktu dua tahun, bangunan tersebut mengalami tragedi! Atapnya roboh, diduga karena konstruksi penopangnya tidak mampu menahan berat genting.
Kepala Sekolah SMPN 3 Tanggeung sebelumnya, Syaban, yang tidak menyangka atap bangunan bisa runtuh secepat itu.
“Ini benar-benar di luar nalar! Padahal dari awal, saya sudah mewanti-wanti untuk memperhatikan kualitas,” ujarnya, kepada media, melalui saluran WhatsApp, 29 Oktober 2024.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Ketua Karang Taruna Kabupaten Sukabumi, Asep Aripin, menyatakan kesiapan organisasinya bersinergi dengan Kapolres…
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan Forkopimda, tokoh agama,…
RUANGPOJOK.COM - Pesisir Pantai Palabuhanratu yang menjadi wajah wisata Kabupaten Sukabumi kembali dihadapkan pada persoalan…
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya menghadirkan kepolisian yang humanis, transparan, dan dekat…
RUANGPOJOK.COM - AKBP Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H. resmi menjabat Kapolres Sukabumi menggantikan AKBP Samian.…
RUANGPOJOK.COM - Komisi III DPRD Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Bank BJB Syariah Cabang…