“Pada dasarnya, kami tidak berniat membatasi akses bagi organisasi, LSM, atau masyarakat. Semua tetap bisa dilayani sesuai aturan dan prosedur yang ada. Misalnya, setiap tamu yang ingin bertemu dengan kami harus mendaftar dan menyampaikan maksud serta tujuannya,” ujar Ruhli.
Adapun, menurut Ruhli, sebagai solusi, Disdikpora juga telah menyediakan front office sebagai pusat informasi untuk memudahkan tamu.
“Kami juga memperbaiki komunikasi dengan media melalui media center untuk mendukung koordinasi yang lebih baik,” tambah Ruhli.
Oleh karena itu, Ruhli menekankan, bahwa Disdikpora telah menginstruksikan bidang teknis untuk membantu media yang membutuhkan informasi terkait program Disdikpora.
“Mengenai akses masuk yang ketat, ini bukan hanya diterapkan di Disdikpora, tetapi juga di berbagai dinas lain. Kami mencoba menyesuaikan dengan SOP yang ada,” jelasnya.
Selanjutnya, Ia menambahkan, kedepannya, Disdikpora berencana memperkenalkan program mingguan yang melibatkan media, sehingga akses informasi bagi media lebih mudah.
“Media center juga akan kami siapkan untuk membantu rekan-rekan media,” tutup Ruhli.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…