RUANGPOJOK.COM – Kelompok masyarakat sipil Cianjur Government Watch (CGW) dideklarasikan pada Selasa, 30 Desember 2025, dengan sorotan awal pada dugaan aliran hibah APBD Rp1,4 miliar ke lahan pribadi yang dikomersialkan, milik mantan Bupati Cianjur, di wilayah Cugenang.
Koordinator CGW, Hadi Dzikri Nur, menyatakan pembentukan CGW bertujuan memperkuat kontrol publik terhadap kebijakan dan anggaran daerah.
Organisasi ini akan bergerak melalui kajian, analisis kebijakan, advokasi, hingga pelaporan bila ditemukan dugaan pelanggaran hukum.
“Di akhir tahun ini kami mendeklarasikan Cianjur Government Watch. Ke depan aktivitas kami meliputi kajian, analisa, advokasi, aplikasi, hingga jumpa pers. Dan jika ditemukan dugaan pelanggaran, termasuk yang berbau korupsi, kami tidak akan ragu melaporkannya kepada aparat penegak hukum,” tegas Hadi kepada wartawan, Selasa, 30 Desember 2025.
Hadi memaparkan temuan awal CGW dari kajian dua bulan terakhir terkait dugaan malprosedur pengelolaan APBD pada salah satu dinas di Kabupaten Cianjur.
Temuan itu menyebut adanya aliran hibah total Rp1,4 miliar dalam rentang tiga tahun yang mengarah ke satu lokasi di Cugenang.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Ketua Karang Taruna Kabupaten Sukabumi, Asep Aripin, menyatakan kesiapan organisasinya bersinergi dengan Kapolres…
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan Forkopimda, tokoh agama,…
RUANGPOJOK.COM - Pesisir Pantai Palabuhanratu yang menjadi wajah wisata Kabupaten Sukabumi kembali dihadapkan pada persoalan…
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya menghadirkan kepolisian yang humanis, transparan, dan dekat…
RUANGPOJOK.COM - AKBP Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H. resmi menjabat Kapolres Sukabumi menggantikan AKBP Samian.…
RUANGPOJOK.COM - Komisi III DPRD Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Bank BJB Syariah Cabang…