Ia menyebut pihaknya telah menindaklanjuti keluhan warga melalui mediasi dan mulai melakukan perbaikan IPAL.
“Kami langsung bergerak setelah menerima laporan warga. Perbaikan IPAL sedang kami lakukan, meski memang tidak bisa selesai secara instan,” kata Farhan.
Ia menjelaskan, saat ini pihaknya masih menggunakan lahan sewa untuk penampungan limbah akhir guna mencegah rembesan ke area permukiman.
Farhan juga memastikan pihaknya terbuka terhadap evaluasi, mengingat program SPPG merupakan bagian dari program strategis nasional.
“Kami menerima semua masukan, terutama terkait dampak lingkungan. Ini bagian dari komitmen kami menjaga program pemerintah agar berjalan baik,” ujarnya.
Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur telah memberikan teguran dan meminta agar IPAL segera disempurnakan.
Pihak mitra kini menunggu peninjauan ulang dari DLH setelah proses perbaikan selesai.
“Kami menunggu DLH untuk mengecek kembali IPAL yang baru, agar tidak ada lagi pencemaran ke lingkungan warga,” tandasnya.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…