Foto Istimewa : Mahasiswa di bawa dan dipukuli satpol PP dengan arogan saat hendak melerai di lokasi.
RUANGPOJOK.COM – Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) oleh Satpol PP Cianjur di kawasan Bojong Meron (Bomero) Citywalk menyebabkan lima mahasiswa dari kelompok Cipayung luka, pada Selasa, 11 November 2025.
Aksi Satpol PP itu memicu kecaman karena menunjukkan arogansi aparat.
Adu mulut antara Mahasiswa dengan aparat berujung bentrok fisik hingga menyebabkan lima mahasiswa luka.
Ketua Umum HMI Cianjur, Ridha Nestu Adidarma, mengecam keras tindakan represif aparat dan menuntut Bupati Cianjur bertanggung jawab atas insiden tersebut.
“Kami sudah berulang kali meminta dialog, tapi pemerintah daerah menutup telinga. DPRD pun tidak membuka ruang diskusi. Ini bukti kegagalan Bupati dalam mendengar suara rakyat,” ujar Ridha kepada wartawan.
Ridha menilai tindakan Satpol PP mencederai nilai demokrasi. Ia menyebut lima mahasiswa dari HMI, GMNI, dan PMII mengalami luka akibat bentrok dan berencana melapor ke kepolisian.
“Kami akan menempuh jalur hukum. Kekerasan terhadap mahasiswa tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.
Ia juga menyoroti dasar hukum penertiban yang mengacu pada Peraturan Bupati Nomor 30 Tahun 2016, yang menurutnya cacat prosedur.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Ketua Karang Taruna Kabupaten Sukabumi, Asep Aripin, menyatakan kesiapan organisasinya bersinergi dengan Kapolres…
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan Forkopimda, tokoh agama,…
RUANGPOJOK.COM - Pesisir Pantai Palabuhanratu yang menjadi wajah wisata Kabupaten Sukabumi kembali dihadapkan pada persoalan…
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya menghadirkan kepolisian yang humanis, transparan, dan dekat…
RUANGPOJOK.COM - AKBP Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H. resmi menjabat Kapolres Sukabumi menggantikan AKBP Samian.…
RUANGPOJOK.COM - Komisi III DPRD Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Bank BJB Syariah Cabang…