Cianjur.ruangpojok.com – Satpol PP Cianjur bersama Dinas Sosial menggelar razia di dua lokasi yang diduga menjadi tempat prostitusi terselubung.
Operasi ini menjaring 17 orang, termasuk pekerja seks komersial (PSK) dan remaja di bawah umur.
Razia dilakukan di dua lokasi, yaitu kosan Lestari yang berdekatan dengan SMAN 1 Cianjur di Desa Sawah Gede, serta kosan di Gang Al Ikhlas dekat Masjid Al Ikhlas, Desa Limbangansari.
Dari razia tersebut, petugas mengamankan 13 PSK dan 5 remaja, termasuk 3 remaja perempuan dan 2 laki-laki.
Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, pemerintah akan terus menggelar operasi penyakit masyarakat karna dinilai meresahkan masyarakat.
“Operasi tersebut akan terus di galangkan, kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian agar penyakit masyarakat khususnya prostitusi di kabupaten cianjur bisa di tindak sesuai peraturan perundang-undangan,” katanya, melalui saluran Whatsapp, Kamis, 24 Januari 2025.
Plt Kasatpol PP Cianjur, Irfan Sofyan, menjelaskan operasi ini bertujuan memberantas penyakit masyarakat.
“Kami memetakan lokasi-lokasi bermasalah dan akan terus melakukan razia. Kami juga prihatin menemukan remaja putus sekolah terlibat, yang salah satunya mengaku bekerja karena alasan ekonomi,” ujarnya.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Ketua Karang Taruna Kabupaten Sukabumi, Asep Aripin, menyatakan kesiapan organisasinya bersinergi dengan Kapolres…
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan Forkopimda, tokoh agama,…
RUANGPOJOK.COM - Pesisir Pantai Palabuhanratu yang menjadi wajah wisata Kabupaten Sukabumi kembali dihadapkan pada persoalan…
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya menghadirkan kepolisian yang humanis, transparan, dan dekat…
RUANGPOJOK.COM - AKBP Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H. resmi menjabat Kapolres Sukabumi menggantikan AKBP Samian.…
RUANGPOJOK.COM - Komisi III DPRD Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Bank BJB Syariah Cabang…