Yusep menyebut, proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam. Api diduga berasal dari aktivitas di dapur.
“Ini diduga dari pemanas atau kompor, asal api dari dapur,” katanya.
Namun, proses penanganan sempat terkendala akses masuk yang terkunci. Petugas terpaksa mendobrak pintu untuk menjangkau titik api.
“Kesulitan tadi akses masuk terkunci, sempat kami bongkar dan didobrak, alhamdulillah bisa tertangani,” tambahnya.
Sementara itu, pemilik bangunan, Erwin (55), mengaku tidak berada di lokasi saat kebakaran terjadi. Ia mengetahui kejadian tersebut setelah melihat kepulan asap dari area dapur.
“Saya kebetulan tidak tinggal di sini, tapi saya lihat dapur sudah banyak asap,” ujarnya.
Selain Damkar, penanganan juga melibatkan unsur kepolisian, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Perkim.
Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…