Foto Redaksi : Kasat Reskrim Cianjur, AKP Tono Listianto, didampingi Kanit Reskrim Unit III Iptu Dang Elvan.
RUANGPOJOK.COM – Penyelidikan terkait kasus dugaan keracunan massal dalam Program Makan Bersama Gratis (MBG) di MAN 1 Cianjur dan SMP PGRI menemukan keberadaan bakteri berbahaya pada wadah makan para siswa.
Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan keberadaan bakteri Staphylococcus sp., Escherichia coli, dan Salmonella sp.
Meski demikian, Polres Cianjur belum bisa menyimpulkan apakah bakteri tersebut menjadi penyebab utama keracunan.
Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Tono Listianto, menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu hasil uji sampel makanan dari Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Jawa Barat.
“Benar, hasil pemeriksaan awal mengungkap adanya beberapa bakteri di sampel wadah makan (ompreng), yaitu Staphylococcus sp., Escherichia coli, dan Salmonella sp. Namun, kami belum dapat memastikan apakah ini penyebab keracunan. Kami masih menunggu hasil uji sampel makanan,” ujar AKP Tono, Senin malam, 28 April 2025.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Ketua Karang Taruna Kabupaten Sukabumi, Asep Aripin, menyatakan kesiapan organisasinya bersinergi dengan Kapolres…
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya memperkuat sinergi dengan Forkopimda, tokoh agama,…
RUANGPOJOK.COM - Pesisir Pantai Palabuhanratu yang menjadi wajah wisata Kabupaten Sukabumi kembali dihadapkan pada persoalan…
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya menghadirkan kepolisian yang humanis, transparan, dan dekat…
RUANGPOJOK.COM - AKBP Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H. resmi menjabat Kapolres Sukabumi menggantikan AKBP Samian.…
RUANGPOJOK.COM - Komisi III DPRD Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Bank BJB Syariah Cabang…