“Lulusan harus memiliki landasan nilai agama yang kuat agar mampu memberi manfaat bagi masyarakat,” ucapnya.
Ade berharap Institut Al Masthuriyah terus berkembang dan melahirkan cendekiawan muslim yang berkontribusi bagi kemajuan daerah.
“Semoga Allah meridai setiap ikhtiar memajukan pendidikan di Kabupaten Sukabumi demi terwujudnya Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah,” tuturnya.
Sementara itu, Rektor Institut Al Masthuriyah Sukabumi, Abubakar Sidik, mengatakan kampusnya resmi beralih nama dari STAI Al Masthuriyah menjadi Institut Al Masthuriyah Sukabumi pada 2025.
Menurutnya, perubahan tersebut terwujud berkat dukungan mahasiswa, yayasan, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan kampus.
“Saat ini kami memiliki tiga fakultas dan tujuh program studi,” katanya.
Abubakar menjelaskan jumlah wisudawan tahun ini mencapai 143 orang.
Sebanyak 23 lulusan berasal dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, 20 lulusan dari Hukum Ekonomi Syariah, dan 100 lulusan dari Pendidikan Agama Islam.
“Setengah dari lulusan Pendidikan Agama Islam merupakan guru Madrasah Diniyah,” pungkasnya.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…