Berdasarkan keterangan saksi yang merupakan pegawai warung, percikan api muncul akibat kebocoran gas.
Pegawai tersebut sempat berinisiatif memadamkan dengan kain basah, namun api kembali tumbuh besar karena masih ada oksigen serta kompor yang menyala.
“Semula coba ditangani sendiri, tapi karena api besar akhirnya merambat,” ujar petugas.
Ia menambahkan, sempat terdengar ledakan kecil dari area dapur.
“Karena ada beberapa kompor menyala dan kebocoran gas, jadi ada ledakan,” katanya.
Tim damkar mengalami beberapa kendala saat pemadaman, terutama di bagian belakang bangunan.
“Akses belakang agak sulit, kita harus jebol dulu. Ada juga dinding bata yang hampir roboh dan kayu yang sudah keropos,” ujarnya.
Meski terdapat rumah warga di belakang lokasi kejadian, api tidak merambat ke permukiman. Namun total kerugian ditaksir mencapai Rp 100 juta.
Setelah berlangsung sekitar satu jam lebih, api akhirnya berhasil dipadamkan dan area dilakukan pendinginan.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…