Masalah lain muncul dari klasifikasi pekerjaan dalam pendataan. Sejumlah warga kehilangan status penerima BPJS gratis karena tercatat sebagai wiraswasta, padahal sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas atau ojek pangkalan.
“Pendataan berbasis desil kemiskinan kerap tidak selaras dengan kondisi riil. Akibatnya, warga yang semestinya berhak justru terhapus,” ujar Onnie.
Onnie menilai kondisi ini menggerus efektivitas program. Ia mendorong perbaikan tata kelola data dan penguatan sosialisasi agar manfaat UHC tepat sasaran.
“Programnya baik. Tapi tanpa pendataan rapi dan informasi yang jelas, hak layanan kesehatan warga tetap terhambat,” pungkasnya.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…