Sementara, Asep, salah satu warga, menyatakan kekecewaannya karena Kepala Desa Cibarengkok tidak hadir dalam pertemuan yang difasilitasi Pemkec Bojongpicung.
“Dari enam kali pertemuan, kami warga masyarakat tidak sekalipun bertemu tatap muka dengan kepala desa. Pertanyaannya ada apa, kami itu kan masyarakatnya,” kata Asep.
Menurutnya, aksi warga dipicu oleh sikap kepala desa yang kerap melakukan intimidasi.
“Masalah angsa menginjak sawah saja dilaporkan, apalagi yang berkaitan dengan beliau, bahkan intimidasi-intimidasi banyak dilakukan,” ujarnya.
Asep menegaskan mayoritas warga meminta kepala desa mundur.
“Kami sebagai masyarakat sudah satu ikatan dan meminta Kades untuk mundur,” ungkapnya.
Warga tetap mengapresiasi upaya pemerintah kecamatan memfasilitasi pertemuan dengan kepala desa.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…