Langkah itu dilakukan agar pasokan BBM di Cianjur, Sukabumi, dan sekitarnya tetap terjaga.
“Pertamina memastikan pasokan BBM kepada masyarakat tetap aman karena telah disiapkan langkah mitigasi distribusi,” ujar Arya.
Terpisah, Grasinove dari Communications & Relations Pertamina Patra Niaga Regional JBB menegaskan seluruh mobil tangki wajib menjalani pemeriksaan sebelum keluar dari Fuel Terminal.
“Izin mas, kami selalu mengecek kendaraan mobil tangki sebelum beroperasi keluar Fuel Terminal,” katanya saat dikonfirmasi, Kamis, 9 Juli 2026.
Namun, Pertamina belum memastikan penyebab kebakaran. Pernyataan itu menanggapi dugaan awal kepolisian yang menyebut rem panas memicu percikan api.
“Sampai saat ini kami masih melakukan investigasi menyeluruh apa yang menjadi penyebab kebakaran mobil tangki kemarin,” ujar Grasinove.
Pertamina akan mengevaluasi armada dan prosedur operasional setelah investigasi selesai.
Evaluasi itu bertujuan memperkuat aspek keselamatan dan mencegah kejadian serupa terulang.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…