“Dugaan sementara menunjukkan korban meninggal akibat kekurangan oksigen karena jalur pernapasannya terhalang,” tambahnya.
Pemeriksaan toksikologi memastikan tidak adanya zat berbahaya dalam tubuh korban.
“Tim tidak menemukan jejak zat terlarang seperti methamphetamine, amphetamine, cannabinoids, opiates, cocain, atau benzodiazepines,” kata Tono.
Tim forensik juga menemukan kondisi mencurigakan di bagian anus korban.
“Kondisi anus korban berbentuk seperti corong. Hal ini memunculkan dugaan kuat bahwa korban mengalami kekerasan seksual berupa sodomi,” ungkap Tono.
Saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan Patologi Anatomi (PA) untuk menentukan penyebab pasti kematian korban.
Polres Cianjur memastikan akan terus menyelidiki kasus ini hingga tuntas dan menangkap pelaku yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…