Sebelum pembukaan, TNI telah melaksanakan pra-TMMD untuk mempercepat penyelesaian sasaran pembangunan di lapangan.
“TMMD menjadi akselerasi pembangunan desa tertinggal. Kami juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Cianjur terhadap program TNI AD,” ujarnya.
Sebanyak 150 personel gabungan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat terlibat dalam pelaksanaan TMMD ke-129.
Selama kegiatan, personel menginap di rumah warga untuk mempererat kebersamaan sekaligus menghidupkan semangat gotong royong.
“Uang makan personel diberikan kepada pemilik rumah agar manfaat ekonomi juga dirasakan masyarakat,” kata Yudi.
TMMD juga melaksanakan pembangunan rumah tidak layak huni, pembersihan sekolah, mushala, dan pembangunan infrastruktur lainnya.
Selain kegiatan fisik, TMMD menghadirkan penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, keamanan, serta edukasi yang melibatkan organisasi perangkat daerah.
Yudi berharap TMMD terus memprioritaskan desa tertinggal dan terisolasi agar pemerataan pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kami akan menentukan lokasi TMMD secara selektif bersama pemerintah daerah sehingga desa yang paling membutuhkan menjadi prioritas,” pungkasnya.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…