Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kabupaten Cianjur pada 2024 masih berada di atas rata-rata Provinsi Jawa Barat, dengan persentase lebih dari 10 persen atau mencapai ratusan ribu jiwa.
Kondisi tersebut menunjukkan masih banyak warga hidup dalam keterbatasan ekonomi dan rentan terhadap gejolak sosial.
“Korban diketahui buruh harian dengan penghasilan tidak menentu. Negara harus hadir melindungi masyarakat rentan agar tidak terdesak mengambil keputusan berisiko,” katanya.
Ia menekankan pentingnya ketepatan sasaran bantuan sosial, perlindungan pekerja sektor informal, serta penguatan program pemberdayaan ekonomi di tingkat desa.
Kang Onnie mengajak masyarakat menyelesaikan persoalan melalui musyawarah dan menyerahkan dugaan tindak pidana kepada aparat penegak hukum.
Ia menegaskan, penegakan hukum harus berjalan seiring dengan kehadiran negara dalam memastikan tidak ada warga yang terjebak dalam kemiskinan ekstrem tanpa perlindungan.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…