Di tengah ketegangan, Ridwan berteriak mengaku mengalami pemukulan atau penganiayaan. Namun, sejumlah saksi di lokasi menyebut dugaan tersebut tidak terjadi.
Selanjutnya, untuk mencegah keributan meluas, petugas keamanan SPPG bersama Babinsa dan relawan membawa Ridwan keluar dari area dapur guna menjaga kondusivitas.
Setelah berada di luar, situasi kembali memanas karena Ridwan disebut menantang salah satu pegawai SPPG, sebelum akhirnya berhasil dilerai relawan.
Usai kejadian, video rekaman tersebut diunggah ke Facebook dan memicu perhatian publik luas.
Polisi kini masih melakukan penyelidikan guna mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi terkait dugaan tindak pidana dalam insiden tersebut.
“Langkah yang dilakukan saat ini adalah pendalaman terhadap alat bukti dan keterangan para saksi,” ujar IPTU Yudi Setya Yudha.
Sementara itu, dalam proses mediasi dan klarifikasi di Mapolsek Tanggeung pada Rabu sore, kedua belah pihak belum mencapai kesepakatan.
Polisi mengimbau semua pihak menahan diri dan menyerahkan penanganan kasus kepada aparat penegak hukum agar situasi tetap aman dan kondusif.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…