Sejak itu, ia menjalani pengobatan seadanya dan berusaha mencari bantuan ke berbagai pihak.
“Saya pernah pergi ke rumah sakit di Bandung pakai ambulans puskesmas, bahkan mengadu ke Pakuan. Tapi kata petugasnya, bantuan dari gubernur tidak bisa dua kali,” ucapnya.
“Saya ingin ke Bupati Cianjur, tapi tidak ada yang bisa mengantar.” tambahnya.
Meskipun terdaftar sebagai peserta BPJS, ia tetap kesulitan melanjutkan pengobatan.
Masalahnya bukan biaya perawatan, tetapi ongkos transportasi dan kebutuhan harian yang semakin berat.
“Untuk biaya sehari-hari saja bingung. Kadang sakitnya datang, badan lelah sekali. Saya hanya berharap ada yang mau membantu saya,” tutur Ade, menahan air mata.
Di tengah kondisi penyakit yang terus menggerogoti tubuhnya, Ade berharap pemerintah daerah, lembaga sosial, maupun masyarakat dapat memberikan dukungan agar pengobatan yang sempat terhenti bisa kembali dilanjutkan.
Ia menegaskan bahwa bantuan sekecil apa pun akan sangat berarti bagi kelangsungan hidupnya.
“Apa pun bentuk bantuannya sangat berarti untuk saya,” ujarnya penuh harap.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…