Ananda Tohpati mengapresiasi kinerja Bulog Cianjur dalam menjaga ketersediaan beras. Ia menyebut Cianjur sebagai salah satu lumbung beras nasional yang berhasil menjaga kualitas dan kuantitas stok.
“Menarik sekali, karena kita tahu Cianjur merupakan lumbung beras. Apa yang dilakukan Bulog dengan menyerap beras dari petani lokal mampu menjaga kualitasnya,” kata Ananda.
Ia juga menyebut stok beras yang melimpah di gudang Bulog Cianjur menjadi faktor penting dalam menekan gejolak harga di pasar.
“Alhamdulillah penyerapan maksimal, stok terlihat melimpah. Semoga ini bisa dipertahankan agar manfaatnya dirasakan petani dan masyarakat,” ucapnya.
Ananda menilai kondisi Cianjur berbeda dengan sejumlah daerah lain yang mengalami kenaikan harga akibat minimnya stok beras.
“Ada beberapa daerah stoknya tidak semeriah di Cianjur. Tapi ini patut diapresiasi karena program SPHP berjalan dengan baik,” katanya.
Ia juga menyoroti masih adanya tantangan dalam distribusi beras SPHP di beberapa wilayah.
“Masih ada sedikit PR dalam distribusi dan penyalurannya. Namun, kita optimistis ini bisa diselesaikan,” ujarnya.
Terkait wacana impor beras, Ananda menegaskan pemerintah belum membahas rencana tersebut.
“Sampai hari ini saya belum dengar ada rencana impor. Komisi IV tentu akan mengawasi kebijakan ini bila ada pembahasan,” pungkasnya.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…