Menurutnya, Meski berhasil mengurangi kemacetan saat libur lebaran dan arus mudik, kebijakan tersebut tidak menjawab akar permasalahan selanjutnya.
“Langkah Gubernur memang berhasil dalam jangka pendek, tapi kami butuh solusi permanen. Karena itu, terminal baru akan segera dibangun,” tambah Wahyu.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur, Tedy Artiawan, menyebut pihaknya bekerja sama dengan DPRD untuk mencari lahan yang sesuai bagi pembangunan terminal baru.
“Kami bersama Komisi III DPRD Cianjur kini mencari lahan strategis. Dengan terminal baru, para sopir angkum bisa memiliki tempat resmi untuk ngetem tanpa mengganggu kelancaran lalu lintas,” jelas Tedy.
Ia berharap terminal baru ini dapat menjadi solusi permanen bagi kemacetan di Cipanas, terutama di kawasan yang menjadi destinasi favorit wisatawan.
Kemacetan di Pasar Cipanas bukan hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak negatif pada sektor pariwisata dan ekonomi setempat.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…