“Setelah dicek tidak bertambah. Siswa lainnya langsung dipulangkan,” ujar Endang.
Ia menambahkan, kasus ini baru pertama kali terjadi sejak dua minggu MBG berjalan di sekolahnya.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Cianjur, dr I Made Setiawan, membenarkan pihaknya sudah menerjunkan tim ke lokasi. Tim juga mengambil sampel makanan dan muntahan siswa untuk diperiksa di laboratorium.
“Sudah dilakukan penanganan. Untuk penyebabnya, masih menunggu hasil uji laboratorium,” kata Made.
Kasus keracunan MBG bukan pertama kali terjadi di Cianjur. Sebelumnya, 12 santriwati di Pondok Pesantren Darul Quran Cidaun sakit usai menyantap MBG pada 20 Agustus 2025.
Pada April lalu, 78 siswa MAN 1 Cianjur dan SMP PGRI Cianjur juga mengalami keracunan massal.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…