Umum

Setahun Memimpin Cianjur, Wahyu–Ramzi Tunjukkan Kerja Nyata dan Capaian Terukur

Penguatan sumber daya manusia dilakukan melalui pengangkatan sekitar 7.000 PPPK yang terdiri dari guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.

Bantuan pendidikan diberikan kepada 1.514 siswa, disertai perluasan digitalisasi pendidikan dan penyediaan perangkat TIK di sekolah.

Langkah ini menjadi investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas generasi Cianjur.

Ketahanan Pangan, Desa, dan UMKM

Sebanyak 354 koperasi desa dengan 21.384 anggota telah terbentuk. Cadangan pangan daerah mencapai 123 ton, serta bantuan alat diberikan kepada 200 usaha mikro untuk meningkatkan produktivitas masyarakat.

Penguatan ekonomi kerakyatan ini menjadi penopang stabilitas desa sekaligus penggerak pertumbuhan lokal.

Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Kunjungan wisata tercatat mencapai 3.005.240 wisatawan dengan investasi sektor ekonomi kreatif sebesar Rp715 miliar.

Sektor ini menjadi motor baru penggerak ekonomi lokal dan membuka peluang kerja di berbagai subsektor kreatif.

Reformasi Birokrasi dan Transformasi Digital

Indeks Reformasi Birokrasi mencapai 81,49 dengan raihan opini WTP atas laporan keuangan daerah.

Indeks Satu Data melonjak dari 32,58 menjadi 75,02, memperkuat tata kelola berbasis data dan transparansi.

Transformasi layanan publik menghadirkan 35 titik WiFi gratis, Call Center 112 selama 24 jam, integrasi layanan administrasi dan kesehatan digital, serta penguatan Mall Pelayanan Publik dan Balai Latihan Kerja.

Program Rembug Warga dan alokasi Rp. 25 juta per RT telah berjalan di 32 kecamatan, menjangkau sekitar 72 desa dan 2.210 RT, mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan berbasis kebutuhan nyata.

Kepuasan Publik dan Apresiasi Nasional

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) mencapai 87,9. Sejumlah apresiasi nasional diraih, antara lain UHC Award, BAZNAS Award, apresiasi BRIN untuk BRIDA, serta penghargaan pelayanan publik dari Ombudsman RI.

Satu tahun bukan waktu yang panjang dalam perjalanan pembangunan daerah.

Namun fondasi yang diletakkan hari ini menjadi pijakan untuk langkah berikutnya: fondasi kepercayaan, fondasi kerja nyata, dan fondasi harapan.

Kepemimpinan bukan proses instan. Ia tumbuh dari keberanian mengambil keputusan, kesediaan mendengar kritik, serta keteguhan memperbaiki yang belum sempurna.

Cianjur sedang bergerak bukan melalui retorika semata, melainkan melalui kerja yang konsisten dan terukur. Perjalanan masih panjang, tetapi arah perubahan telah dibangun dengan kesungguhan.

Penulis: M. Herry Wirawan, SE., M.Si., MM. (Koordinator TA Bupati Cianjur)

Page: 1 2

Ikbal

Recent Posts

Warga Campakamulya Ikuti Sosialisasi Kekayaan Intelektual, Isfhan: UMKM Desa Harus Mampu Bersaing

RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…

2 hari ago

Kapolsek Mande Beri Pembinaan di SDN Cibalagung Usai Dugaan Percobaan Penculikan Dua Siswi

RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…

2 hari ago

Dua Pelajar Diduga Jadi Korban Penculikan OTK di Cianjur, Polisi Masih Selidiki Kasusnya

RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…

2 hari ago

PMI Salurkan Air Bersih untuk 700 KK Terdampak Kekeringan di Cibeber

RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…

2 hari ago

Isfhan Ajak Masyarakat Amalkan Pancasila Lewat Penguatan Relawan Kebajikan di Cianjur

RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…

2 hari ago

PWI Pusat Cabut Laporan terhadap Hotman Paris, Ini Alasannya

RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…

3 hari ago