Jika ditemukan ketidaksesuaian standar pada dapur SPPG meskipun telah memiliki SLHS, ia meminta sertifikat tersebut dicabut atau dievaluasi ulang sebagai bentuk mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang.
Menurut Buana, pengawasan harus diperketat, baik secara administratif maupun melalui regulasi teknis dalam petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis).
Ia menilai, kejadian berulang ini mencerminkan adanya kelalaian dalam proses pengadaan dan pengawasan.
“Pemerintah harus mengambil langkah tegas dan terukur. Jangan sampai ada lagi korban keracunan massal seperti yang menimpa ratusan siswa di Cikalong, Kadupandak, dan Sukanagara,” tegasnya.
Buana berharap kasus ini menjadi pelajaran dan pengingat bagi seluruh pihak agar kualitas makanan dalam program MBG benar-benar terjamin, sehingga tidak lagi menimbulkan korban di kemudian hari.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…