Ia menyampaikan pembekalan meliputi empat aspek utama, yakni ideologis, psikologis, sosiologis, dan pragmatis.
Menurut Bajuri, kader harus memahami nilai perjuangan partai, memiliki ketahanan mental, membangun jejaring masyarakat, serta mampu memenangkan kontestasi politik.
“Pendidikan ini menjadi fondasi. Kader harus kuat secara ideologi, percaya diri, memiliki jejaring luas, dan siap meraih kemenangan politik,” ujarnya.
Ia menambahkan, kekuatan organisasi harus dibangun dari seluruh struktur partai, mulai DPC, PAC, ranting, anggota fraksi, hingga organisasi sayap.
Bajuri juga menilai kader milenial dan Srikandi menjadi potensi besar bagi Partai Demokrat menghadapi Pemilu 2029.
Menurutnya, figur Ketua Umum Partai Demokrat mampu menarik minat generasi muda untuk bergabung dan aktif dalam kegiatan politik.
“Kader milenial dan Srikandi memiliki potensi besar. Kami ingin mereka menjadi kekuatan baru yang membawa Demokrat semakin dekat dengan masyarakat,” katanya.
Selain pendidikan politik, DPC Partai Demokrat Cianjur menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim.
Kegiatan sosial itu menjadi bentuk kepedulian partai kepada masyarakat sekaligus memperkuat hubungan dengan warga.
Pendidikan politik tersebut ditutup dengan deklarasi kebersamaan seluruh kader untuk menjaga soliditas organisasi dan memperkuat langkah menuju Pemilu 2029.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…