“Jika antibiotik digunakan sembarangan atau tidak dihabiskan sesuai resep dokter, bakteri di dalam tubuh dapat menjadi resisten. Akibatnya, saat pasien benar-benar membutuhkan antibiotik, obat tersebut bisa tidak lagi bekerja dengan baik,” demikian pesan edukasi yang disampaikan RSUD Sayang Cianjur.
RSUD Sayang Cianjur juga mengingatkan bahwa sebagian besar kasus batuk, pilek, dan flu ringan umumnya cukup ditangani dengan istirahat, asupan cairan yang cukup, serta pola hidup sehat tanpa perlu mengonsumsi antibiotik.
Melalui kegiatan edukasi di Laboratorium Rawat Jalan, rumah sakit mengajak masyarakat lebih bijak dalam menggunakan antibiotik.
Penggunaan obat harus selalu mengikuti resep dan anjuran tenaga kesehatan untuk mencegah terjadinya resistensi antibiotik.
RSUD Sayang Cianjur menegaskan, penggunaan antibiotik yang tepat merupakan langkah sederhana namun penting untuk menjaga efektivitas pengobatan dan kesehatan masyarakat dalam jangka panjang.
“Bijak menggunakan antibiotik adalah langkah kecil untuk kesehatan yang lebih besar,” tulis RSUD Sayang Cianjur dalam sosialisasi tersebut.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…