Mereka berharap ada peningkatan kualitas pelayanan dan kemudahan akses bagi masyarakat kecil.
Di sektor ekonomi, keterbatasan akses permodalan UMKM menjadi keluhan utama.
Menanggapi hal itu, Onnie mendorong warga membentuk kelompok usaha agar lebih mudah mendapatkan dukungan program pemerintah.
“Tadi muncul juga soal kesehatan yang masih ada kekurangan. Lalu untuk permodalan, kita dorong warga untuk berkelompok, data diri dikolektifkan, nanti kita fasilitasi,” jelasnya.
Menurutnya, pola kolektif melalui pembentukan kelompok usaha akan memperkuat posisi warga dalam mengakses bantuan dan program permodalan dari pemerintah daerah maupun provinsi.
Reses II DPRD Jawa Barat ini menjadi momentum bagi masyarakat Hegarmanah untuk menyampaikan aspirasi secara langsung, khususnya terkait insentif guru ngaji, pembenahan layanan kesehatan, dan penguatan UMKM di Kabupaten Cianjur.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…