Dendi menjelaskan, program ini dirancang untuk membentuk kedisiplinan, memperkuat mental, serta mendorong kinerja perangkat desa, terutama dalam pelayanan publik.
“Harapannya setelah ikut, ada perubahan signifikan dalam hal mental positif, disiplin, dan performa kerja di desa,” katanya.
Bupati Cianjur, Muhamad Wahyu Ferdian, menilai pelatihan bela negara penting karena perangkat desa merupakan garda terdepan pelayanan masyarakat.
“Dengan kegiatan ini, kami berharap komunikasi, koordinasi, dan kedisiplinan mereka semakin baik. Dampaknya tentu pada pelayanan masyarakat yang lebih maksimal,” ujar Bupati.
Ia menyebutkan, tahun ini pelatihan bela negara sudah memasuki gelombang terakhir.
“Mungkin tahun depan akan diadakan lagi, termasuk kemungkinan melibatkan dinas lain jika dianggap diperlukan,” tutupnya.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…