“Jembatan ini bersifat semi permanen, namun tetap dapat dilewati kendaraan roda empat dengan pembatasan muatan,” ujar Eri saat meninjau lokasi.
Ia menjelaskan bahwa jembatan lama harus dihancurkan terlebih dahulu karena kondisinya yang tidak layak.
Jembatan baru akan dibangun dengan memperhatikan elevasi sungai agar lebih tinggi dari sebelumnya untuk mengantisipasi banjir di masa mendatang.
“Pondasinya akan menggunakan bronjong, dengan gelagar baja dan lantai pelat baja di atasnya. Meskipun konstruksinya semi permanen, jembatan ini cukup kuat untuk kondisi darurat,” paparnya.
Eri juga mengungkapkan bahwa pembangunan direncanakan dimulai dalam waktu dekat. Saat ini, tim teknis sedang melakukan pengukuran dan perencanaan di lapangan.
“Pekerjaan akan dimulai besok. Anggaran masih dalam proses finalisasi sambil dilakukan pengukuran dan perhitungan kebutuhan teknis,” tutupnya. (rz)
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…