Salah satu peserta arisan, Ayi Masliah, mengaku mengalami kerugian hingga Rp1,5 juta.
Ia menyebut penyelenggara sebelumnya menjanjikan paket sembako akan dibagikan H-7 Idulfitri.
“Isinya beras, minyak, daging sapi, dan lainnya. Tapi sampai sekarang tidak ada. Kami merasa ditipu, makanya kami datangi rumahnya,” kata Ayi.
Ayi bersama peserta lainnya akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polres Cianjur atas dugaan penipuan arisan paket Lebaran.
Polisi telah mengamankan enam orang terduga pelaku dan masih mendalami kasus tersebut.
Penanganan terus berlanjut untuk memastikan kerugian warga tertangani dan potensi korban lain terungkap.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…