Selain itu, Masyarakat Desa Sukaratu juga khawatir akan dampak buruk lain akibat pembangunan SUTET yang melintasi kawasan pemukiman.
“Masyarakat meminta perbaikan infrastruktur, terutama jalan irigasi yang jadi akses logistik proyek,” tegasnya.
Sementara, Onnie S Sandi akan menginvestigasi kebenaran laporan Kepala Desa Sukaratu yang bersumber dari informasi PLN, bahwa PLN menggelontorkan anggaran Corporate Social Responsibility
(CSR) Rp170 miliar ke Cianjur.
“Informasi dari kepala desa Sukaratu, ada klaiman dana mengalir ke Cianjur, sementara, menurut kepala desa di Sukaratu tidak ada CSR sama sekali yang masuk,” tegas Onnie, Minggu, 6 Juli 2025.
Oleh karena itu, Onnie menegaskan PLN harus segera memberikan CSR, termasuk perbaikan rumah warga, jalan rusak akibat truk proyek, dan penanganan dampak radiasi SUTET.
“PLN tidak boleh abai. Mereka harus merespons dampak kesehatan dan lingkungan dengan program nyata, bukan malah jadi bancakan para elite,” pungkas Onnie.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…